Jumat, 26 Juni 2015

tradisi pantang tanah untuk urang rao pasaman dari keturunan raja di padang nunang

sekedar informasi ,dan pengetahuan, tidak bisa di jadikan rujukan, ,,,
kebudayaan atau kebiasaan ini berasal dari sebuah tradisi dari keluarga keturunan raja-raja di pagarayuang.
“Bagi ibu dan bapak sekitar Rao yang berasal dari keturunan Kerajaan Yang Dipertuan Padang Nunang yang tidak berada di daerah sekitar (perantauan) diharuskan untuk menatahkan anaknya yang berusia lebih dari satu tahun atau sudah pandai berjalan.
Upacara ini dilaksanakan manakala Anak Raja ( Keturunan Raja ) sudah berumur 15 bulan diwaktu bulan naik ( tidak boleh lewat dari 15 hari bulan ) karena menurut orang tua-tua kalau pelaksanaan Jojak Tanah dilaksanakan pada umur 15 bulan lewat 15 hari bulan pelaksanaan ini kurang baik , harus dilaksanakan pada bulan ganjil berikutnya .diwaktu bulan naik. Anak raja yang akan dijejakan ketanah sehari sebelumnya tangan dan kakinya diberi Inai , pada hari pelaksanaan upacara monjojak tanah si anak diberi pakaian Raja lengkap dengan Keris ,Rantai dan gelang emas. Upacara Monjojak Tanah dilaksanakan dengan perlengkapan sebagai berikut :
Emas batang 8. Sitawar Sidingin
Empu Kunyit 9. Keris/Sewar
Bunga tujuh macam 10 Baju Raja
Sipulut Kuning 11 Kain Songket
Beras kuning 12. Tikuluk (Detar)
beras putih 13 Singgang Ayam
Bertih ( Padi yang direndang sampai meletus berasnya) 14. Nasi putih
perlengkapan Monjojak kotanah juga sudah dilengkapi seperti Tanah hitam yang ada dalam wadah (talam) sudah diletaknya di ruangan upacara yang beralaskan Permadani atau tikar, bunga tujuh rupa juga sudah diserakan diatas tikar khusus berikut Bertih, beras kuning, beras putih, Sitawar sidingin diletakkan pada tempatnya, Sipulut Kuning , Nasi Putih ,Singgang Ayam sudah disiapkan disamping peralatan yang ada demikian pula Air bunga tujuh rupa juga sudah disiapkan terlebih dahulu. Manakala Upacara akan dilaksanakan maka si Anak diserahkan kepada Tukang Jejak tanah yang telah diundang, acara selanjutnya adalah : Oleh tukang Jojak tanah menyapu / menyentuhkan ompu kunyit kekening si anak disentuhkan lalu ke ulu hati, dari ketiak tangan sampai ketelapak tangan, dari pangkal paha sampai ke telapak kaki, demikianla pula terhadap emas batang disapukan kedaerah-daerah badan si anak seperti diatas. Selanjutnya si anak dijejakkan kakinya kebunga diteruskan dijejakkan ketanah hitam setelah itu si anak dimandikan dengan air bunga tujuh rupa maka acara Monjojak Tanah selesai, besoknya si anak dijejakkan ketanah dihalaman rumah selama tiga pagi berturut – turut barulah anak raja tersebut bebas menjejak tanah selamanya memijak tanah dan memegang bunga.
Konsekuensi dari tidak dijalankannya tradisi tersebut bagi keturunan Raja Yang Dipertuan Padang Nunang yakni akan terjadi sakit perut pada anak, sakit-sakitan bahkan kelumpuhan.dan di yakini kalau tidak segera di obati sesegera mungkin sakitnya tidak akan hilang.  tradisi yang berakar pada masa lalu namun tetap dijalankan oleh masyarakat sampai sekarang ini dan menjadi sebuah kekayaan budaya. botatah atau adat jejak tanah ini berawal sewaktu anak raja dijemput ke Pagaruyung, sampai di Rao dijejakkan ke tanah.

Selasa, 02 Juni 2015

tempat wisata baru di sumbar "puncak mandeh"




puncak mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan. Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional dengan adanya investasi asing. Acara peresmian kawasan wisata di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,rencana nya akan di laksanakan  Sabtu (16/5/2015). Namun, Jokowi berhalangan hadir dalam acara tersebut sehingga persemian kawasan wisata pun diundur. 
Dan baru-baru ini kawasan wisata Mandeh ini juga pernah menjadi tempat shooting “My Trip My Adventure” TransTV. Sebelumnya Dayu Prastini Hatmanti, Miss Scuba International 2011 dari “Explore Indonesia” KompasTV juga telah menjelajahi kawasan ini. maka tidak heran wisata mandeh ini sebagai lokasi shooting di berbagai program acara petualangan di di TV Nasional.
Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu :pulau Bintangor, pulau pagang ,pulau ular, dan pulau marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya.  kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat.
Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.
Sumatera Barat memiliki segalanya untuk menarik pelancong berkunjung dan berlama-lama untuk tinggal. Di pedalaman, negeri di tengah Pulau Sumatera ini memiliki banyak danau, gunung-gunung yang diantaranya aktif, dataran tinggi yang menawarkan view yang indah, dan budaya yang eksotis. Dan di pesisir Sumbar memiliki pantai putih yang panjang, dan di perairannya, hadir pulau-pulau yang masih ori,

catatan : ini cuma sekedar informasi tidak bisa di jadikan rujukan karena tidak di lengkapi dengan referensi terpercaya,,hehehehe

Senin, 01 Juni 2015

tempat wisata baru di sumatera barat "puncak mandeh"




puncak mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan. Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional dengan adanya investasi asing. Acara peresmian kawasan wisata di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,rencana nya akan di laksanakan  Sabtu (16/5/2015). Namun, Jokowi berhalangan hadir dalam acara tersebut sehingga persemian kawasan wisata pun diundur. 
Dan baru-baru ini kawasan wisata Mandeh ini juga pernah menjadi tempat shooting “My Trip My Adventure” TransTV. Sebelumnya Dayu Prastini Hatmanti, Miss Scuba International 2011 dari “Explore Indonesia” KompasTV juga telah menjelajahi kawasan ini. maka tidak heran wisata mandeh ini sebagai lokasi shooting di berbagai program acara petualangan di di TV Nasional.
Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu :pulau Bintangor, pulau pagang ,pulau ular, dan pulau marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya.  kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat.
Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.
Sumatera Barat memiliki segalanya untuk menarik pelancong berkunjung dan berlama-lama untuk tinggal. Di pedalaman, negeri di tengah Pulau Sumatera ini memiliki banyak danau, gunung-gunung yang diantaranya aktif, dataran tinggi yang menawarkan view yang indah, dan budaya yang eksotis. Dan di pesisir Sumbar memiliki pantai putih yang panjang, dan di perairannya, hadir pulau-pulau yang masih ori,

catatan : ini cuma sekedar informasi tidak bisa di jadikan rujukan karena tidak di lengkapi dengan referensi terpercaya,,hehehehe