Rabu, 07 September 2016

bukit teletubies tempat wisata baru di pasaman


Bukit Teletubbies adalah julukan  bagi salah satu Bukik yang ada di pasaman lokasi wisata yang terletak di kawasan Obom, kenagarian lubuk layang,  Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Teletubbies merupakan sebuah serial anak-anak yang pernah ditayangkan di televisi pada tahun 2000-an yang memiliki empat anggota yaitu Tinki Winky, Dipsy, Laa-Laa, dan Po yang biasa dilihat bermain pada sebuah tempat yang memiliki latar perbukitan yang sangat indah. Karena Bukit Obom ini memiliki kesamaan dengan  perbukitan yang ada di serial Teletubbies tersebut, maka  Bukik Obom ini mendapat julukan sebagai Bukit Teletubbies.
Untuk bisa mencapai Bukit Teletubbies yang merupakan satu dari sekian banyak pesona surga alam yang tersembunyi di kawasan Kabupaten Pasaman ini, maka pengunjung bisa mencapainya dengan menempuh perjalanan kurang lebih selama 30 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor dari arah Rao (jalan lintas). Pemandangan yang sangat spektakuler ini tentunya akan memikat anda dan juga siapa saja yang datang berkunjung ke Bukit Teletubbies ini. untuk menemukan keindahan yg sesungguhnya pada bukit teletubies anda harus mendaki perbukitan teletubies ini, Semakin tinggi daerah yang anda capai, maka semakin luar biasa pula pesona alamnya.jika anda mencapai puncak tertinggi dari bukit teletubies ini anda akan menemukan satu pohon besar yang di sebut dengan "pohon jomblo",kenapa disebut pohon jomblo??? karena ini adalah satu-satunya pohon besar yang ada di bukit teletubies ini....
Disamping untuk menikmati kesejukan udara disini, serta berbagai pemandangan alam khas Pasaman, dan juga anda bisa melihat barisan bukit-bukit dan hamparan luas dari puncak. maka kawasan ini tentunya sangat cocok untuk anda jadikan latar belakang untuk berfoto. dan jangan lupa untuk membawa bekal makanan/minuman.


Untuk menjaga keasrian bukit ini, maka pungutlah kembali sampah-sampah agar tidak merusak keindahan alam Bukit teletubbies ini. Tentunya akan sangat disayangkan apabila tempat yang begitu mempesona seperti ini harus berkurang keindahannya hanya gara-gara rasa malas anda untuk memungut sampah yang anda hasilkan tersebut. Sebagai tambahan, di wilayah Obom ini juga terdapat tempat-tempat wisata lain yang tentunya bisa anda kunjungi dan letaknya juga tidaklah terlalu jauh dari Bukit teletubbies ini salah satunya sarasah obom dan masih ada tempat wisata yang lainnya.

Jumat, 26 Juni 2015

tradisi pantang tanah untuk urang rao pasaman dari keturunan raja di padang nunang

sekedar informasi ,dan pengetahuan, tidak bisa di jadikan rujukan, ,,,
kebudayaan atau kebiasaan ini berasal dari sebuah tradisi dari keluarga keturunan raja-raja di pagarayuang.
“Bagi ibu dan bapak sekitar Rao yang berasal dari keturunan Kerajaan Yang Dipertuan Padang Nunang yang tidak berada di daerah sekitar (perantauan) diharuskan untuk menatahkan anaknya yang berusia lebih dari satu tahun atau sudah pandai berjalan.
Upacara ini dilaksanakan manakala Anak Raja ( Keturunan Raja ) sudah berumur 15 bulan diwaktu bulan naik ( tidak boleh lewat dari 15 hari bulan ) karena menurut orang tua-tua kalau pelaksanaan Jojak Tanah dilaksanakan pada umur 15 bulan lewat 15 hari bulan pelaksanaan ini kurang baik , harus dilaksanakan pada bulan ganjil berikutnya .diwaktu bulan naik. Anak raja yang akan dijejakan ketanah sehari sebelumnya tangan dan kakinya diberi Inai , pada hari pelaksanaan upacara monjojak tanah si anak diberi pakaian Raja lengkap dengan Keris ,Rantai dan gelang emas. Upacara Monjojak Tanah dilaksanakan dengan perlengkapan sebagai berikut :
Emas batang 8. Sitawar Sidingin
Empu Kunyit 9. Keris/Sewar
Bunga tujuh macam 10 Baju Raja
Sipulut Kuning 11 Kain Songket
Beras kuning 12. Tikuluk (Detar)
beras putih 13 Singgang Ayam
Bertih ( Padi yang direndang sampai meletus berasnya) 14. Nasi putih
perlengkapan Monjojak kotanah juga sudah dilengkapi seperti Tanah hitam yang ada dalam wadah (talam) sudah diletaknya di ruangan upacara yang beralaskan Permadani atau tikar, bunga tujuh rupa juga sudah diserakan diatas tikar khusus berikut Bertih, beras kuning, beras putih, Sitawar sidingin diletakkan pada tempatnya, Sipulut Kuning , Nasi Putih ,Singgang Ayam sudah disiapkan disamping peralatan yang ada demikian pula Air bunga tujuh rupa juga sudah disiapkan terlebih dahulu. Manakala Upacara akan dilaksanakan maka si Anak diserahkan kepada Tukang Jejak tanah yang telah diundang, acara selanjutnya adalah : Oleh tukang Jojak tanah menyapu / menyentuhkan ompu kunyit kekening si anak disentuhkan lalu ke ulu hati, dari ketiak tangan sampai ketelapak tangan, dari pangkal paha sampai ke telapak kaki, demikianla pula terhadap emas batang disapukan kedaerah-daerah badan si anak seperti diatas. Selanjutnya si anak dijejakkan kakinya kebunga diteruskan dijejakkan ketanah hitam setelah itu si anak dimandikan dengan air bunga tujuh rupa maka acara Monjojak Tanah selesai, besoknya si anak dijejakkan ketanah dihalaman rumah selama tiga pagi berturut – turut barulah anak raja tersebut bebas menjejak tanah selamanya memijak tanah dan memegang bunga.
Konsekuensi dari tidak dijalankannya tradisi tersebut bagi keturunan Raja Yang Dipertuan Padang Nunang yakni akan terjadi sakit perut pada anak, sakit-sakitan bahkan kelumpuhan.dan di yakini kalau tidak segera di obati sesegera mungkin sakitnya tidak akan hilang.  tradisi yang berakar pada masa lalu namun tetap dijalankan oleh masyarakat sampai sekarang ini dan menjadi sebuah kekayaan budaya. botatah atau adat jejak tanah ini berawal sewaktu anak raja dijemput ke Pagaruyung, sampai di Rao dijejakkan ke tanah.

Selasa, 02 Juni 2015

tempat wisata baru di sumbar "puncak mandeh"




puncak mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan. Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional dengan adanya investasi asing. Acara peresmian kawasan wisata di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,rencana nya akan di laksanakan  Sabtu (16/5/2015). Namun, Jokowi berhalangan hadir dalam acara tersebut sehingga persemian kawasan wisata pun diundur. 
Dan baru-baru ini kawasan wisata Mandeh ini juga pernah menjadi tempat shooting “My Trip My Adventure” TransTV. Sebelumnya Dayu Prastini Hatmanti, Miss Scuba International 2011 dari “Explore Indonesia” KompasTV juga telah menjelajahi kawasan ini. maka tidak heran wisata mandeh ini sebagai lokasi shooting di berbagai program acara petualangan di di TV Nasional.
Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu :pulau Bintangor, pulau pagang ,pulau ular, dan pulau marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya.  kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat.
Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.
Sumatera Barat memiliki segalanya untuk menarik pelancong berkunjung dan berlama-lama untuk tinggal. Di pedalaman, negeri di tengah Pulau Sumatera ini memiliki banyak danau, gunung-gunung yang diantaranya aktif, dataran tinggi yang menawarkan view yang indah, dan budaya yang eksotis. Dan di pesisir Sumbar memiliki pantai putih yang panjang, dan di perairannya, hadir pulau-pulau yang masih ori,

catatan : ini cuma sekedar informasi tidak bisa di jadikan rujukan karena tidak di lengkapi dengan referensi terpercaya,,hehehehe

Senin, 01 Juni 2015

tempat wisata baru di sumatera barat "puncak mandeh"




puncak mandeh merupakan kawasan wisata yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan yang berbatas langsung dengan Kota Padang. Kawasan ini hanya berjarak 56 Km dari Padang dengan Luas ± 18.000 Ha dan waktu tempuh sekitar 56 menit. Kawasan Wisata Mandeh melingkupi 7 Kampung di 3 nagari yang dihuni oleh 9.931 jiwa penduduk dengan mata pencaharian bertani, berternak dan nelayan. Objek wisata Kawasan Mandeh (Mandeh Resort) sudah dikenal baik tingkat nasional maupun Internasional dengan adanya investasi asing. Acara peresmian kawasan wisata di Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat,rencana nya akan di laksanakan  Sabtu (16/5/2015). Namun, Jokowi berhalangan hadir dalam acara tersebut sehingga persemian kawasan wisata pun diundur. 
Dan baru-baru ini kawasan wisata Mandeh ini juga pernah menjadi tempat shooting “My Trip My Adventure” TransTV. Sebelumnya Dayu Prastini Hatmanti, Miss Scuba International 2011 dari “Explore Indonesia” KompasTV juga telah menjelajahi kawasan ini. maka tidak heran wisata mandeh ini sebagai lokasi shooting di berbagai program acara petualangan di di TV Nasional.
Disisi utara Kawasan Mandeh terdapat beberapa pulau yang melingkar yaitu :pulau Bintangor, pulau pagang ,pulau ular, dan pulau marak yang berdampingan dengan sikuai Island. Disepanjang pantai dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok kawasannya cukup landai dan berpasir putih dengan beberapa pohon pelindung seperti pohon kelapa, pohon waru, pohon nangka dan lain sebagainya.  kawasan ini dijuluki dengan The Paradise in the Shouth (surga di Selatan), maksudnya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat.
Gerbang masuk Kawasan Mandeh dapat dicapai melalui laut dan jalan darat. Bila naik kapal/ boat bisa dari Pelabuhan Bungus, Gaung, Teluk Bayur atau dari Pelabuhan Muara Padang serta Teluk Tarusan. Sedangkan bila melalui jalan darat, terdapat tiga alternative dari tiga ruas jalan yang berbeda. Alternatif pertama dari Pasar Tarusan melalui simpang carocok, dan alternative kedua dari Bungus terus ke Sungai Pinang dan Sungai Nyalo. Ruas jalan terbaru ialah melewati Carocok terus menyusuri bibir pantai dan perbukitan yang landai sepanjang 12,5 Km.
Sumatera Barat memiliki segalanya untuk menarik pelancong berkunjung dan berlama-lama untuk tinggal. Di pedalaman, negeri di tengah Pulau Sumatera ini memiliki banyak danau, gunung-gunung yang diantaranya aktif, dataran tinggi yang menawarkan view yang indah, dan budaya yang eksotis. Dan di pesisir Sumbar memiliki pantai putih yang panjang, dan di perairannya, hadir pulau-pulau yang masih ori,

catatan : ini cuma sekedar informasi tidak bisa di jadikan rujukan karena tidak di lengkapi dengan referensi terpercaya,,hehehehe

Minggu, 01 Februari 2015

bahaya bagi pengguna laptop terutama yang merk axioo

Suara Pecah pada Axioo
Laptop AXIOO NEON MNC
Ini adalah pengalaman seseorang "bisa di bilang pengalaman saya sendiri" tentang installasi terhadap laptop yang bermerk  Axioo yang kena trouble sehabis install Windows Seven dan Windows 8.
Apa masalahnya??
karena sebelumnya saat di Install windows xp kok tidak ada masalahnya,tapi setelah abang saya menginstalkan win 7 di saat itu lah baru saya tau kalau driver audio untuk axioo itu berbeda dengan laptop merk lain, awal nya saya tidak tau menau dengan masalah laptop yang seperti ini,tapi setelah leptop axioo yang saya perbaiki memiliki gejala seperti yang kita bahas ini,maka saya pun tertarik untuk mempelajarinya, 
setelah saya tau masalahnya maka saya pun pergi ke salah satu toko komputer yg ternama di riau  ,karena berhubungan hardisk saya agak bermasalah maka saya berniat untuk mengganti hardisk sekalian untuk memperbaiki / menginstal ulang laptop saya karena saya sangat risih dengan  suara cempreng yang terdapat pada laptop saya itu, berhubungan WIN Yang saya sukai yaitu WIN VISTA tidak ada drivernya maka dengan berat hati saya memilih win 8 sbgai win di laptop saya ini.  setelah hardisk di tukar dan instalasi pun selesai maka saya cek apakah masih ada suara pecahnya atau tidak,,??,ternyata suara nya masih belum berubah,,

dan saya pun mengkonfirmasi tentang  audio yang bermasalah tersebut, setelah saya jelaskan dengan sombongnya teknisi itu,menjawab kalau masalah pada laptop saya itu terdapat pada soundcard (hardwarenya) ,dan saya pun sadar bahwasanya saya hanya sorang anak2 yang berbekal ijazah SMK yang tidak tau betul dengan teknologi di bandingkan denagan teknisi yang sombong itu. etelah itu dengan berat hati saya meninggalkan toko tesebut, karen belum puas dengan hasil yang saya dapatkan saya pun konsultasi dengan abang saya,,dan lagi lagi di bilang kalau  laptop axioo saya bermasalah dengan hardware,dan saya putuskan untuk mendalaminya sendiri.
Kita kembali kepada standar dari laptop Axioo Neon MNC. yang sesuai installasi Laptop AXIOO NEON adalah dengan  OS Windows XP  dan Windows Vista.. Ketika terjadi masalah saat instalasi dengan Windows Seven berarti standar itu benar bahwa untuk Axioo Neon itu memang benar standarnya pakai dua OS terdahulu sebelum Windows Seven dan Windows 8.


INTINYA ADALAH Ketika anda mencoba menginstall dengan OS Windows Seven.. Laptop AXIOO NEON ini pun bisa running dengan baik, tetapi masalahnya adalah pada audionya. Suaranya "cempreng" (Suaranya Pecah) kenapa demikian?? Jawabanya adalah karena drivernya audio yang anda gunakan. Mungkin anda tahu tentang hal ini.. tetapi ketika anda mendapatkan driver audio windows 7 untuk Axioo Neon.. tetap saja kan suaranya pecah.. Kenapa Demikian???

Setelah saya coba Driver Audio OS Windows Vista.. suara pecah pada audio itu hilang... Bagaimana cara mendapatkan Driver AUDIO OS Windows Vista??? tenang saja.. AXIOO sudah menyediakanya untuk anda. silahkan cari tau  di google,,,hehehehehehe

Rabu, 21 Januari 2015

tradisi pantang tanah, rao pasaman dari kerajaan di padang nunang

kebudayaan atau kebiasaan ini berasal dari sebuah tradisi dari keluarga keturunan raja-raja di pagarayuang.Bagi ibu dan bapak sekitar Rao yang berasal dari keturunan Kerajaan Yang Dipertuan Padang Nunang yang tidak berada di daerah sekitar (perantauan) diharuskan untuk menatahkan anaknya yang berusia lebih dari satu tahun atau sudah pandai berjalan.Upacara ini dilaksanakan manakala Anak Raja ( Keturunan Raja ) sudah berumur 15 bulan diwaktu bulan naik ( tidak boleh lewat dari 15 hari bulan ) karena menurut orang tua-tua kalau pelaksanaan Jojak Tanah dilaksanakan pada umur 15 bulan lewat 15 hari bulan pelaksanaan ini kurang baik , harus dilaksanakan pada bulan ganjil berikutnya .diwaktu bulan naik. Anak raja yang akan dijejakan ketanah sehari sebelumnya tangan dan kakinya diberi Inai , pada hari pelaksanaan upacara monjojak tanah si anak diberi pakaian Raja lengkap dengan Keris ,Rantai dan gelang emas. Upacara Monjojak Tanah dilaksanakan dengan perlengkapan sebagai berikut :
Emas batang,Sitawar Sidingin,Empu Kunyit, Keris/Sewar,Bunga tujuh macam,Baju Raja, Sipulut Kuning,Kain Songket
Beras kuning,Tikuluk (Detar)
beras putih 13 Singgang Ayam
Bertih ( Padi yang direndang sampai meletus berasnya), Nasi putih. perlengkapan Monjojak kotanah juga sudah dilengkapi seperti Tanah hitam yang ada dalam wadah (talam) sudah diletaknya di ruangan upacara yang beralaskan Permadani atau tikar, bunga tujuh rupa juga sudah diserakan diatas tikar khusus berikut Bertih, beras kuning, beras putih, Sitawar sidingin diletakkan pada tempatnya, Sipulut Kuning , Nasi Putih ,Singgang Ayam sudah disiapkan disamping peralatan yang ada demikian pula Air bunga tujuh rupa juga sudah disiapkan terlebih dahulu. Manakala Upacara akan dilaksanakan maka si Anak diserahkan kepada Tukang Jejak tanah yang telah diundang, acara selanjutnya adalah : Oleh tukang Jojak tanah menyapu / menyentuhkan ompu kunyit kekening si anak disentuhkan lalu ke ulu hati, dari ketiak tangan sampai ketelapak tangan, dari pangkal paha sampai ke telapak kaki, demikianla pula terhadap emas batang disapukan kedaerah-daerah badan si anak seperti diatas. Selanjutnya si anak dijejakkan kakinya kebunga diteruskan dijejakkan ketanah hitam setelah itu si anak dimandikan dengan air bunga tujuh rupa maka acara Monjojak Tanah selesai, besoknya si anak dijejakkan ketanah dihalaman rumah selama tiga pagi berturut – turut barulah anak raja tersebut bebas menjejak tanah selamanya memijak tanah dan memegang bunga.
Konsekuensi dari tidak dijalankannya tradisi tersebut bagi keturunan Raja Yang Dipertuan Padang Nunang yakni akan terjadi sakit perut pada anak, sakit-sakitan bahkan kelumpuhan.dan di yakini kalau tidak segera di obati sesegera mungkin sakitnya tidak akan hilang.  tradisi yang berakar pada masa lalu namun tetap dijalankan oleh masyarakat sampai sekarang ini dan menjadi sebuah kekayaan budaya. botatah atau adat jejak tanah ini berawal sewaktu anak raja dijemput ke Pagaruyung, sampai di Rao dijejakkan ke tanah.

mengenal rao dan sejarahnya


Rao, Pasaman

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Rao
Kecamatan
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Barat
KabupatenPasaman
Pemerintahan
 • Camat-
Luas263.2 km²
Jumlah penduduk-
Kepadatan- jiwa/km²
Nagari/kelurahan-
Rao adalah sebuah kecamatan di Kabupaten PasamanSumatera BaratIndonesia. Kecamatan ini terdiri dari duanagari dan 18 jorong. Sebelumnya kecamatan ini bernama Rao Mapat Tunggul, yang kemudian dipecah menjadi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rao dan Kecamatan Mapat Tunggul. Sejak era Reformasi, kecamatan Rao dimekarkan kembali menjadi Kecamatan Rao, Kecamatan Rao Utara, dan Kecamatan Rao Selatan.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Utarakecamatan Rao Utara
Selatankecamatan Duo Koto dan kecamatan Rao Selatan
Baratprovinsi Sumatera Utara
Timurkecamatan Rao Selatan dan kecamatan Rao Utara

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Dalam konsep budaya Minangkabau, Rao merupakan wilayah rantau Minang di utara. Daerah ini menjadi bagian Kerajaan Pagaruyung sejak abad ke-16, yakni dengan ditempatkannya salah seorang raja yang bergelar Yang Dipertuan Padang Nunang.[1] Pada masa kepemimpinan kaum Paderi, Rao merupakan salah satu pusat pengajaran Islam di Sumatera Tengah, khususnya untuk ilmu logika (mantiq) dan ma'ani.[2] Sejak kekalahan pasukan Paderi pada tahun 1838, Rao menjadi bagian kolonial Hindia-Belanda dan dimasukkan ke dalam karesidenan Padangsche Benedenlanden yang berpusat di Padang. Namun pada tahun 1891, pemerintah Hindia-Belanda menggabungkan Rao ke dalam wilayah residen Padangsche Bovenlanden yang berpusat di Bukittinggi.
Pada tahun 1840, Rao merupakan salah satu wilayah penghasil kopi di pantai barat Sumatera. Untuk itu maka pemerintah kolonial segera membangun sekolah (1845) dan jalur komunikasi jalan darat dari Air Bangis ke Rao (1850-an).[3] Sejak kemerdekaan Indonesia, Rao menjadi bagian Kabupaten Pasaman yang berpusat di Lubuk Sikaping.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Orang Rao merupakan kelompok masyarakat Minangkabau, yang menganut sistem matrilineal, hidup bersuku-suku, dan berpenghulu. Dalam percakapan sehari-hari, masyarakat ini menggunakan Bahasa Minangkabau dialek Rao, yang mirip dengan logat Lima Puluh KotaBatusangkar, dan Kampar.
Rao menjadi daya tarik masyarakat Luhak Nan Tigo, sejak ditemukannya tambang emas di daerah ini. Sejak itu maka berbondong-bondong, orang-orang dariAgam dan Lima Puluh Kota untuk bermukim disini. Pada pertengahan abad ke-18, banyak masyarakat Rao yang bermigrasi ke Tapanuli Selatan untuk menjadi guru dan pedagang. Mereka juga menyusuri Sungai Rokan dan Kampar, untuk pergi merantau ke Riau dan terus ke Malaysia. Di Malaysia, sebagian besar mereka bermukim di Negeri SembilanPahang, dan Perak. Gopeng, salah satu kota kecil di Perak, merupakan tempat yang banyak dihuni para perantau asal Rao. Di Malaysia, masyarakat Rao dikenal sebagai Orang Rawa (Rao dalam Bahasa Minangkabau berarti Rawa).
Selain kepindahan masyarakat Rao ke negeri luar, wilayah ini juga banyak dihuni oleh etnis dari Tapanuli. Pada masa Perang Paderi, para pedagang Minangbanyak yang membawa etnis Batak ke wilayah Rao. Selain untuk memperkuat barisan Paderi, kepindahan mereka juga untuk mengisi tenaga kerja di wilayah ini. Di masa kolonial Hindia-Belanda, banyak masyarakat Mandailing yang bermigrasi ke Rao. Tujuan mereka untuk mempelajari agama Islam dan menghindari zendingNasrani yang sedang marak di Tapanuli Utara.[4] Pada tahun 1952, gelombang perpindahan orang-orang Tapanuli ke Rao kembali terjadi. Namun kali ini perpindahan mereka dikarenakan alasan politis. Dimana pemerintah Sumatera Barat, menolak ditempatkannya para transmigran asal Jawa dan lebih memilih mendatangkan masyarakat Minang dari kabupaten lain, serta orang Mandailing dari Tapanuli Selatan.[5]

Tokoh[sunting | sunting sumber]

Seperti wilayah lainnya di Sumatera Barat, Rao juga banyak melahirkan tokoh-tokoh terkemuka yang sukses di Indonesia dan Malaysia. Keberhasilan masyarakat Rao dikarenakan adanya pendidikan agama yang diusahakan oleh kaum Paderi dan kemudian pendidikan sekuler oleh pemerintah Hindia-Belanda di abad ke-19. Berkat pendidikan, banyak di antara mereka yang menjadi ulama, pengusaha, politisi, dan sastrawan. Antara lain ialah Tuanku RaoRashid MaidinYusuf Rawa,Asrul SaniHussamuddin YaacubMohamed Hashim Mohamad Ali, dan Muhammad Chatib Basri.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tsuyoshi Kato, Adat Minangkabau dan Merantau dalam Perspektif Sejarah, Balai Pustaka
  2. ^ Mahmud Yunus, Sedjarah Pendidikan Islam di Indonesia, 1960
  3. ^ Elizabeth E. Graves, The Minangkabau Response to Dutch Colonial Rule Nineteenth Century, 1981
  4. ^ Gusti Asnan, Memikir Ulang Regionalisme: Sumatera Barat tahun 1950-an, Yayasan Obor Indonesia, 2007
  5. ^ Harian Haluan, 27 September 1953 dan 18 September 1953
  6. ^ Zabidin Haji Ismail; Biografi Tokoh Rao, Sumbangan dan Jasa terhadap Pembangunan Malaysia; Persatuan Karyawan Perak, 2012

copy :http://id.wikipedia.org/wiki/Rao,_Pasaman

m'f kalau ada kesalahan karna baru belajar ,heheheh